Tuesday, November 1, 2016

Inilah Gejala Penyakit Kanker Paru Yang Paling Umum

Inilah Gejala Penyakit Kanker Paru Yang Paling Umum

Banyak pasien kanker paru yang datang terlambat ke dokter. Salah satunya karena tak menyadari akan gejala yang muncul. faktor gejala inilah yang sering diabaikan oleh penderita kanker paru paru.

Kanker paru paru merupakan salah satu penyakit kanker yang banyak diderita masyarakat di dunia, terutama pada mereka yang punya kebiasaan merokok. Sayangnya, banyak pasien kanker paru yang datang terlambat ke dokter. Salah satunya karena tak menyadari gejala yang muncul.

Tingkat keberhasilan pengobatan pun menjadi rendah jika kanker tidak ditemukan sejak awal. Untuk itu, mari kita bahas yang kami beri judul Inilah Gejala Penyakit Kanker Paru Yang Paling Umum

1. Batuk darah

Batuk darah jelas bukan pertanda baik bagi kesehatan tubuh. Seorang profesor dan juga ketua bedah toraks dari Mount Sinai School of Medicine di New York City, Raja Flores, MD mengatakan, orang yang mengalami batuk darah harus segera periksa ke dokter.

Batuk berdarah bisa menjadi tanda adanya kanker paru, walaupun perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikannya.

2. Nyeri dada

Selain menjadi tanda serangan jantung, nyeri dada juga menjadi gejala kanker paru. Tandanya, Anda sering merasa sakit di dada, punggung, hingga bahu. Terkadang bisa disertai rasa sesak di dada.

"Anda bisa merasakan sakit di mana tumor itu berada. Jika tumor itu berada di belakang dada, Anda bisa merasakan sakit di punggung," kata Flores.


Inilah Gejala Penyakit Kanker Paru Yang Paling Umum



3. Batuk terus-menerus

Batuk bisa disebabkan oleh sesuatu yang ringan seperti sedang flu dan alergi. Namun, jika batuk tak juga berhenti dalam waktu yang lama, bisa jadi tanda penyakit lebih serius, seperti kanker paru.

"Adanya kanker di jalan nafas dapat mengiritasi tenggorokan dan membuat Anda batuk, "kata Dr. Flores. Menurut Flores, adanya kanker juga dapat menghasilkan lendir, yang membuat batuk lebih buruk

4. Sesak nafas

Jika Anda tiba-tiba merasa terengah-engah ketika menaiki tangga atau sekedar berjalan, bisa jadi gejala kanker paru-paru, terutama jika disertai dengan gejala lainnya.

"Sesak napas bisa berasal dari tumor menghalangi tenggorokan. Hal ini juga dapat berasal dari akumulasi cairan di dada yang mendorong atau menekan paru-paru sehingga kurangnya udara, "kata Dr. Flores

Kesulitan bernapas ketika sedang duduk atau berbaring bisa jadi tanda masalah. Segera periksa ke dokter.

5. Sangat lelah

Menurut ahli kedokteran dari American Cancer Society, penurunan berat badan dan hilang nafsu makan bisa menjadi tanda tanda kanker paru-paru. Selain itu, di ikuti rasa lelah berlebihan, padahal Anda melakukan aktifitas sehari-hari seperti biasa. 

baca juga :  Banyak Faktor Resiko Kanker Yang Perlu Diketahui

6. Asma

Jika Anda di diagnosis asma saat sudah dewasa atau usia lebih tua, waspadai gejala kanker paru paru. Menurut DR Spesialis paru, hal ini memang menjadi gejala kanker paru yang tidak biasa. Lebih baik Anda segera melakukan skrining untuk mengetahui ada atau tidaknya tumor ganas di paru-paru.

7. Sakit di seluruh tubuh

Mulai dari sakit kepala, gangguan keseimbangan, mati rasa pada tungkai, bisa jadi gejala kanker paru. Akan tetapi, kemungkinan kanker telah menyebar ke otak atau sumsum tulang belakang. Sedangkan, jika mata dan kulit menguning, bisa jadi telah menyebar ke hati hingga kelenjar getah bening.

Terkadang penderita kanker paru paru yang menderita nyeri punggung, biasanya di anggap masuk angin biasa, sehingga mereka hanya meminum obat tolak angin atau di kerok begitu saja, hal ini bisa di ketahui bahwa sulit untuk mendeteksi gejala paru paru.

kanker paru-paru sering kali tidak menunjukkan gejala hingga sudah stadium lanjut. Banyak pasien baru terdiagnosis ketika kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lain.

Untuk itu, AYO.. .  terapkan gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko kanker paru.


Selengkapnya

Monday, July 18, 2016

Banyak Faktor Resiko Kanker Yang Perlu Diketahui

Banyak Faktor Resiko Kanker Yang Perlu Diketahui

Tingginya kasus baru kanker dan sekitar 40% dari kematian akibat kanker berkaitan erat dengan faktor risiko kanker yang seharusnya dapat dicegah. Faktor risiko kanker yang terdiri dari faktor risiko perilaku dan pola makan, di antaranya adalah:

Banyak Faktor Resiko Kanker Yang Perlu Diketahui
Resiko Kanker Yang Perlu Diketahui



  • Indeks massa tubuh tinggi;
  • Kurang konsumsi buah dan sayur;
  • Kurang aktivitas fisik;
  • Penggunaan rokok;
  • Konsumsi alkohol berlebihan;

Faktor risiko kanker lainnya, adalah akibat paparan:


  • Karsinogen fisik, seperti ultraviolet (UV) dan radiasi ion;
  • Karsinogen kimiawi, seperti benzo(a)pyrene, formalin dan aflatoksin (kontaminan makanan), dan serat contohnya asbes;
  • Karsinogen biologis, seperti infeksi virus, bakteri dan parasit.


Baca juga : Cara Mengobati Penyakit Prostat Secara Alami

Di antara faktor risiko penting penyakit kanker adalah:

Merokok, Merokok bisa menyebabkan terjadinya sekitar 1,5 juta kematian akibat kanker setiap tahunnya (60% kematian terjadi di negara berpenghasilan rendah-menengah);

Kelebihan berat badan, obesitas dan kurangnya aktivitas fisik, yang menyebabkan 274.000 kematian akibat kanker setiap tahunnya; · Konsumsi alkohol berlebihan, yang menyebabkan sekitar 351.000 kematian akibat kanker setiap tahunnya;

Penularan human papilloma virus (HPV) melalui hubungan seksual, yang menyebabkan sekitar 235.000 kematian akibat kanker setiap tahunnya;

Polusi udara (di luar maupun di dalam ruangan), yang menyebabkan sekitar 71.000 kematian akibat kanker setiap tahunnya;

Karsinogen di lingkungan kerja, yang menyebabkan setidaknya 152.000 kematian akibat kanker setiap tahunnya.

Faktor resiko terbanyak yang menyebabkan kematian akibat kanker itu berbeda pada negara-negara di dunia. Faktor risiko penyebab kematian akibat kanker juga berbeda pada penduduk di negara berpenghasilan rendah menengah dan negara berpenghasilan tinggi. Merokok merupakan faktor risiko terbesar penyebab kematian akibat kanker di dunia, negara berpenghasilan rendah-menengah, maupun negara berpenghasilan tinggi.

Pada penduduk di negara berpenghasilan rendah-menengah, konsumsi alkohol, rendahnya konsumsi buah dan sayur, serta infeksi virus human papilloma (HPV) menyebabkan lebih banyak kematian akibat kanker dibandingkan pada penduduk di negara berpenghasilan tinggi. Namun, merokok serta kelebihan berat badan dan obesitas merupakan faktor resiko yang lebih dominan pada penduduk di negara berpenghasilan tinggi.

Nah itulah singkatan artikel tentang Banyak Faktor Resiko Kanker Yang Perlu Diketahui
Semoga bermanfaat dan jangan lupa share ya ..

Selengkapnya

Friday, June 24, 2016

Penyebab Gejala Penyakit Amandel

Penyebab Gejala Penyakit Amandel Amandel adalah kelenjar getah bening, atau massa berbentuk oval dari jaringan kelenjar getah bening yang terletak di kedua sisi tenggorokan. Infeksi pada amandel disebut tonsilitis.

Ada beberapa jenis tonsillitis, seperti akut, berulang, tonsilitis kronis dan peritonsillar abses.
Pembengkakan ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Tonsilitis adalah nama yang diberikan untuk bengkak, merah, dan amandel lembut.

Penyebab Gejala Penyakit Amandel

Tonsilitis biasanya kondisi yang membaik tanpa pengobatan, dan umumnya tidak ada komplikasi. Tonsilitis sangat sering terjadi pada anak dan remaja tetapi dapat terjadi pada usia berapapun.
Amandel berfungsi untuk menghasilkan antibodi yang melawan infeksi, akan tetapi jika hal ini terjadi secara terus menerus maka jaringan ini akan rentan untuk terinfeksi dan terjadi pembengkakan.

Penyebab gejala penyakit amandel adalah sebagai berikut :

Denovirus RhinovirusVirus influenzaVirus Epstein-BarrParainfluenza virusEnterovirus

Berikut Adalah Penyebab Gejala Penyakit Amandel :
  • Mual
  • Muntah
  • Demam tinggi
  • Bau mulut
  • Sakit kepala
  • Sakit pada telinga
  • Nyeri saat menelan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Kemerahan pada amandel
  • Kesulitan bernafas melalui mulut
  • Berbintik Putih atau kuning nanah pada amandel
  • Pembengkakan kelenjar di leher atau daerah rahang
Lalu bagaimana untuk mengatasi atau cara mengobati yang sudah terlanjur terkena penyakit amandel ?
 Cara mengobati penyakit amandel adalah sebagai berikut :

1. Jeruk nipis
Gunakan Jeruk nipis, jeruk nipis merupakan bahan pertama yang dapat membantu anda menyembuhkan penyakit radang amandel yang anda derita. Jeruk nipis dapat membuat peradangan dan infeksi yang terjadi pada amandel berkurang dan akhirnya menjadi sembuh. Kandungan vitamin C ini sama dengan kandungan gizi tomat yang berfungsi menjaga kekebalan tubuh.

Berikut ini bagaimana cara membuat obat radang amandel dengan menggunakan jeruk nipis :
Jeruk Nipis
Kapur sirih
Cara pembuatan :

Peraslah 2 buah jeruk nipis
Campurkan air hasil perasan jeruk nipis tersebut dengan air kapur sirih
Minumlah larutan ini secara teratur, kira – kira 3 kali sehari.

2. Daun benalu
Gunakan Daun benalu,daun benalu yang berada pada pohon jeruk nipis juga dapat membantu tubuh menyembuhkan peradangan pada bagian amandel. Ditambah Adas Pulo Waras secukupnya, dapat membuat ramuan buatan sendiri untuk mengobati peradangan pada amandel ini.

Berikut ini langkah – langkah pembuatannya :

Tumbuk daun benalu dan adas pulo waras sampai halus
Saring hasil tumbukan
Seduh dengan air panas
Minumlah air tersebut secara rutin

3. Bawang merah

Bawang merah memiliki sifat anti inflamasi, yang artinya bisa meredakan rasa panas dan peradangan yang menjadi penyebab amandel. Cara menghilangkan amandel secara alami dengan memanfaatkan bawang merah, hanya perlu mengupas bawang merah dan mengunyahnya, lalu telanlah. Hal ini akan membantu anda untuk menyembuhkan peradangan yang terjadi pada amandel.

4. Buah Mengkudu

Buah dengan rasa yang tidak enak ini memang memiliki banyak sekali manfaat bagi penyembuhan penyakit. Mengkudu ternyata juga memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit radang amandel yang anda derita. Berikut ini cara pembuatannya :

Peraslah dua buah mengkudu yang sudah matang
Saring, dan ambil air hasil perasannya
Tambahkan madu murni
Minum secara teratur untuk menyembuhkan radang amandel yang anda derita.

5. Kulit Manggis

Kulit manggis juga memiliki khasiat yang baik dalam menyembuhkan radang amandel yang diderita. Berikut ini bahan-bahan yang dapat digunakan untuk menyembuhkan radang amandel  dengan menggunakan kulit manggis :

Bahan :
15 kulit manggis kering
Air
Cara Pembuatannya :

Rebus kulit manggis kering hingga mendidih
Tunggu hingga dingin
Berkumurlah dengan menggunakan air tersebut, ingat, hanya dikumur saja dan jangan anda minum.

6. Jahe

Jahe memiliki sifat anti inflamasi yang dapat mengurangi gejala-gejala yang dapat ditimbulkan oleh radang amandel yang diderita.

Buat air rebusan jahe untuk mengobati radang amandel
kemudian dapat ditambahkan dengan madu atau bahan lainnya
lalu minumlah secara teratur, maka radang amandel anda akan segera sembuh.
Selain itu, manfaat jahe juga sangat baik untuk mengurangi gejala asma untuk melegakan tenggorokan.

7. Madu

Madu memang memiliki khasiat yang sangat baik bagi tubuh. Namun ternyata madu pun memiliki manfaat untuk menyembuhkan radang amandel yang anda derita. Madu dapat dikonsumsi begitu saja atau bisa juga dicampur ke dalam beberapa jenis obat-obat herbal. Hal ini akan membantu menyembuhkan gejala radang amandel yang diderita.

Nah Itulah beberapa cara mengobati amandel secara alami dengan ramuan obat-obatan herbal. Ramuan pengobatan ini dapat terus digunakan sebagai obat alternatif  pengganti obat yang diberikan oleh dokter. Namun alangkah baiknya jika hal ini juga perlu dikonsultasikan ke dokter agar lebih aman.
Selengkapnya